1. Pergunakan
empati kita sesering mungkin.
Mungkin, bayangkan
anda berada dalam posisi orang lain. Rasakan penderitaan batin yang di alami
oleh mereka.
2. Buat diri
anda merasa takut.
Buat diri anda merasa takut dan
biarkan rasa takut tersebut mengalir melewatinya. Rasa takut adalah insting
dasar yang diberikan yang maha kuasa agar kita bisa melakukan survive. Kita harus
meyakinkan diri dengan nya, menemukan suatu cara untuk jadi teman kita. Ketakutan
menghalangi intuisi. Namun, ketika di halangi intuisi akan menjadi lebih kuat
dengan mengadakan pembalasan. Jangan mengubur rasa takut dalam-dalam. Tapi,
fokuskan secara langsung bahwa kita berada di atas nya & mengendalikan rasa
takut sampai berakhir.
3. Melakukan
hubungan emosional.
Beri nama emosi- emosi mereka,
apakah kterdengar seperti bunyi(marah, bahagia, tertekan,….). semakin banyak
berhubungan dengan emosi orang lain. Semakin dalam pemahaman anda dalam
situasi- situasi social.
4. Hentikan pemilaian
pribadi.
Ketika anda menghakimi orang
lain, itu bukan intuisi. Tapi, malah sebuah energy negative yang sedang
menghalangi intuisi. Berlatihlah berkata seperti itu(bodoh, jelek, aku lemah, …)
ketika hati anda mendengar / merasakan perkataan batin yang menghakimi. Suruh dia
diam – bukan malah membenamkan nya agar tak berfungsi.
5. Temukan keheningan.
Cara terbaik adalah
meditasi. Jadwalkan setidaknya 30 menit dalam sehari untuk menghabiskan waktu
dengan merenung untuk berfikir atau sekedar diam.(tapi, jangan sampai anda
mengkosongkan fikiran. fatal)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar